Polemik Pasar Pajak Gambir Menjadi Sorotan Publik

Ragam Berita19 Dilihat
banner 468x60

 

Deliserdang, Sumut, CYBERNUSANTARA1.ID — Polemik Pajak Gambir saat ini menjadi sorotan publik. Pasalnya, para PKL Pajak Gambir yang berjualan di bahu jalan menimbulkan kemacetan.

Dari informasi yang di peroleh, para Kepala Desa / Perangkat Desa dan warga masyarakat siap untuk langsung turun ke Pajak Gambir untuk membantu melakukan Penertiban. Namun, Camat Percut Sei Tuan A Fitriyan Syukri S.STP, M.Si., dapat menahan untuk mencegah hal hal yang tidak di inginkan. Selasa 20 Desember 2022.

“Kami sudah sangat resah Penertiban di Pajak Gambir masih Dilema belum juga ada titik terang penyelesaian terkait pajak swasta ini,” ucap warga Psr VIII dan warga masyarakat Seirotan Kec. Percut Sei Tuan.

“Sudah cukup lama Pasar Pajak Gambir ini jadi masalah, namun sampai saat ini penyelesaian nya belum ada titik terang harus ada kesadaran para pedagang kaki lima Pajak Gambir, layak tidak berjualan di atas drainase dan bahu jalan?,” ungkapnya.

“Bahu jalan maupun badan jalan merupakan akses tempat melintasnya masyarakat umum dalam beraktifitas. Jika akses jalan terganggu pastinya akan  timbul kemacetan,” ujarnya.

“Selain itu, tentu banyak tumpukan sampah berserakan di dalam drainase (Parit) sehingga dapat menimbulkan banjir,” katanya.

“Seiring dengan pertumbuhan dan perkembangan penduduk seperti kepadatan lokasi, sudah seharusnya pemerintah menertibkan lokasi tersebut. Sebelum dilakukan Penertiban terhadap Pedagang Kaki lima, terlebih dahulu harusnya pihak Kecamatan menyediakan sarana pengganti yang memadai. Sehingga nantinya para pedagang maupun mayarakat nyaman dalam bertransaksi,” ungkapnya.

“Masalah yang saat ini terjadi adalah pemerintah tidak menyediakan tempat jualan untuk para PKL Pajak Gambir, sehingga terjadi gesekan antara Petugas Penertiban dengan Pedagang kaki lima Pajak Gambir,” terangnya.

Hal senada di ucapkan seorang driver yang selalu terjebak macet di Pajak Gambir, “Setiap saya membawa penumpang terpaksa harus memutar mencari jalan pintas. Harapan kami Camat Percut Sei Tuan dapat secepatnya melakukan Penertiban,” tutupnya.

 

(Nov)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *