Tasikmalaya – MPC Pemuda Pancasila (PP) Kab Tasikmalaya melaksanakan pelantikan kepada 22 Ketua Ranting Tk Kecamatan di Gedung Ruang Sidang Paripurna DPRD Kab Tasikmalaya, Rabu (29/3/2022).
Anton Charliyan mantan Kapolda Jabar yang kini lebih dikenal sebagai Abah Anton dikenal sebagai tokoh masyarakat Sunda juga duduk sebagai Dewan Pakar di PP Jabar, menyampaikan pesan-pesan dan harapannya.
Dalam pemaparannya Abah Anton mengatakan, “PP sebagai salah satu Comunitas terbesar dan tertua di Indonesia khususnya di wilayah Jabar & Tasikmalaya, agar mampu menjaga Soliditas & Disiplin, karena sebagai organisasi besar jika tanpa disiplin akan jadi bumerang bagi organisasi itu sendiri,” katanya.

Selain itu, lanjutnya, “PP kembali Back to Basic kepada jati dirinya, sejalan dengan Sejarah awal Kelahiran PP sebagai Organisasi Kemasyarakatan yang memang khusus dan spesial dilahirkan agar mampu membentengi, menyelamatkan & menjaga keutuhan ideologi Pancasila dari kelompok-kelompok yang ingin mencoba menghancurkan Pancasila sebagai sebuah Ideologi, dimana saat itu di sekitar tahun 1958 – 1959 berdiri Barisan Pemuda Rakyat bentukan salah satu Partai yang Beraliran Komunis, yang nyata-nyata ingin menghancurkan Ideologi Negara kita Pancasila,” ucapnya.
“Maka disaat sekarang inipun, dimana sering kita saksikan di berbagai Media Sosial, banyak sekali kelompok-kelompok yang dengan terang-terangan ingin mengganti, Ideologi Negara dengan Ideologi lain, terutama dengan mengatas namakan Agama sebagai jubahnya,” kata Abah Anton.

“Sehingga dengan adanya aksi-aksi golongan anti Pancasila yang berkedok agama tersebut menjadikan perpecahan di masyarakat yang mengakibatkan munculnya bibit-bibit kebencian dan permusuhan antar sesama anak Bangsa,” ungkapnya.
Menyikapi Hal tersebut, lanjutnya, “Justru PP lah yang harus berdiri sebagai Garda Terdepan untuk menghadapinya, karena satu-satunya Comunitas Massa yang dengan tegas berani mengatakan : hanya satu Ideologi, yakni Pancasila. Hanyalah Pemuda Pancasila,” jelasnya.

“Kemudian jika kader-kader terbaik PP tidak mampu tampil sebagai Garda terdepan dalam memerangi golongan Anti Pancasila. Siapapun juga dari comunitas atau partai manapun juga, serta tidak mampu menjadi elemen-elemen pemersatu sesama anak bangsa. Dipastikan, para Faunding Father Pendiri PP dan seisi bumi Pertiwi ini akan menangis, sedih, marah, kecewa, jika menyaksikan PP tidak berani bersikap keras & tegas terhadap anasir-anasir yang Anti Pancasila,” pungkasnya.
Hadir dalam acara tersebut Ketua DPRD Kabupaten, Asep Sobari, Wabub Kab Tasik Kh. Cecep, Ketua MPW jabar H Dian Hardian SH, MH, wakil Ketua DPRD H Ery, Mewakili Dandim, Kapolres, Kajari, Ketua KNPI, Ketua Banser kab Tasik dan tamu undangan lainnya.
Acara tersebut dihadiri juga oleh sekitar 2000 anggota peserta dari berbagai kota dan Kecamatan se kab. Tasik, dengan penuh Antusias, tertib dan Penuh Semangat.
(Redaksi)










