Dewan Sengketa Indonesia (DSI) Terbitkan Surat Mandat Kepada Erly Olivia Labaeng di Sulawesi Utara 

banner 468x60

 

Jakarta, CYBERNUSANTARA1.ID – Presiden Dewan Sengketa Indonesia (DSI) Sabela Gayo, S.H., M.H., Ph.D., CPL., CPCLE., ACIArb., kembali mengabarkan berita gembira terkait penyerahan surat mandat.

Seperti yang sudah di ketahui Dewan Sengketa Indonesia (DSI) yang merupakan sebuah organisasi Alternatif Penyelesaian Sengketa (APS) terus berkembang dan hadir di berbagai provinsi di Indonesia.

Dalam keterangannya, Sabela Gayo mengatakan, “Dewan Sengketa Indonesia (DSI) pada hari ini telah memberikan Surat Mandat yang di terbitkan oleh DSI kepada Sdri. Erly Olivia Labaeng, S.H., M.H., CPCLE., CPL., CTA.,” ungkapnya, melalui pesan singkat WhatsApp, Selasa (25/04/2023).

“Penyerahan Mandat ini merupakan sebuah kepercayaan DSI kepada Sdri. Erly Olivia Labaeng, S.H., M.H., CPCLE., CPL., CTA., untuk membentuk Pengurus dan Kantor Layanan Dewan Sengketa Indonesia (DSI) di Provinsi Sulawesi Utara,” terang Sabela Gayo.

“Namun demikian, Surat mandat ini berlaku hanya selama 3 (tiga) bulan sejak tanggal di terbitkan, dan akan di evaluasi secara berkala oleh saya selaku Presiden Dewan Sengketa Indonesia (DSI) Periode 2021 – 2026,” ujarnya.

Lebih lanjut Sabela Gayo mengatakan, bahwa DSI merupakan organisasi pertama di Indonesia di mana para Alumni – alumni Praktisi Dewan Sengketa DSI sudah terdaftar sebagai Praktisi Dewan Sengketa Litigasi (Praktisi Dewan Sengketa Non Hakim) di berbagai Pengadilan Negeri / Pengadilan Agama di seluruh Indonesia.

“Hingga saat ini DSI telah meluncurkan sebanyak 47 (empat puluh tujuh) Kamar Layanan Sengketa. Ke-47 (empat puluh tujuh) Kamar Layanan Sengketa tersebut merupakan refleksi komitmen DSI sebagai wadah tunggal bagi semua Praktisi,” katanya.

Ke-47 (empat puluh tujuh) Kamar Layanan Sengketa di antaranya;

1. Kamar Sengketa Pengadaan Barang/Jasa

2. Kamar Sengketa Konstruksi/Infrastruktur

3. Kamar Sengketa Properti

4. Kamar Sengketa Perbankan

5. Kamar Sengketa Pertambangan Minyak dan Gas Bumi

6. Kamar Sengketa Investasi dan Perindustrian

7. Kamar Sengketa Pengadaan Desa dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDES)

8. Kamar Sengketa Adat

9. Kamar Sengketa Kemaritiman

10. Kamar Sengketa Kedirgantaraan

11. Kamar Sengketa Olahraga

12. Kamar Sengketa Ekonomi dan Perbankan Syariah

13. Kamar Sengketa Agraria

14. Kamar Sengketa Ketenagakerjaan

15. Kamar Sengketa Medis/Kesehatan

16. Kamar Sengketa Kehutanan dan Perkebunan

17. Kamar Sengketa Kerjasama Pemerintah Badan Usaha (KPBU)

18. Kamar Sengketa Teknologi Informasi/Cyber & Perlindungan Data Pribadi

19. Kamar Sengketa Transportasi/Perhubungan

20. Kamar Sengketa Konsumen

21. Kamar Sengketa Persaingan Usaha

22. Kamar Sengketa Pasar Modal

23. Kamar Sengketa Kepailitan dan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU)

24. Kamar Sengketa Hak Kekayaan Intelektual

25. Kamar Sengketa Pajak

26. Kamar Sengketa Kepabeanan

27. Kamar Sengketa Pertanian & Keanekaragaman Hayati

28. Kamar Sengketa Asuransi

29. Kamar Sengketa Bisnis Internasional

30. Kamar Sengketa Pers

31. Kamar Sengketa Peraturan Perundang-Undangan

32. Kamar Sengketa Pelayanan Publik

33. Kamar Sengketa Perbendaharaan & Keuangan Negara

34. Kamar Sengketa Koperasi & Usaha Kecil Menengah

35. Kamar Sengketa Perindustrian dan Investasi

36. Kamar Sengketa Badan Layanan Umum (BLU)/Badan Layanan Umum Daerah (BLUD)

37. Kamar Sengketa Informasi Publik

38. Kamar Sengketa Perempuan dan Anak

39. Kamar Sengketa Konflik Sosial dan Corporate Social Responsibilty (CSR)

40. Kamar Sengketa Humaniter dan Konflik Sosial

41. Kamar Sengketa Pemilihan Umum, Pemilihan Kepala Daerah dan Pemilihan Kepala Desa

42. Kamar Sengketa Likuidasi

43. Kamar Sengketa Keimigrasian

44. Kamar Sengketa Bea Cukai

45. Kamar Sengketa Pekerja Migran

46. Kamar Sengketa Anti Pencucian Uang (Anti Money Laundry)

47. Kamar Sengketa Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

“Dengan hadirnya DSI di berbagai Provinsi Indonesia ini tentunya di harapkan dapat menjadi solusi bagi masyarakat. Sehingga peran aktif DSI sebagai Alternatif Penyelesaian Sengketa (APS) dapat di rasakan manfaatnya oleh semua stakeholder,” tandasnya.

 

Sumber : Dewan Sengketa Indonesia (DSI)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *