HUT Bhayangkara ke-80, KDM Apresiasi Komitmen Polda Jabar Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik

TNI/POLRI31 Dilihat
banner 468x60

Bandung | CYBERNUSANTARA1.ID – Momentum Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 mendapat apresiasi dari Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM). Menurutnya, Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), khususnya Polda Jawa Barat, terus menunjukkan komitmen dalam melakukan reformasi internal guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Dedi Mulyadi usai menghadiri peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Mapolda Jawa Barat, Rabu (1/7/2026).

Menurut Dedi, Polri merupakan institusi negara yang paling sering menerima sorotan, kritik, bahkan keluhan dari masyarakat karena tugas dan fungsinya bersentuhan langsung dengan kehidupan warga dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

Namun demikian, ia menilai Polri mampu menjadikan berbagai kritik sebagai bahan evaluasi untuk terus melakukan pembenahan organisasi secara berkelanjutan.

“Polri merupakan institusi yang paling sering dikritik oleh masyarakat karena areanya langsung bersentuhan dengan warga. Namun saya melihat Polri sangat sabar menghadapi berbagai dinamika tersebut. Kritik justru dijadikan bahan evaluasi untuk terus melakukan perbaikan dan reformasi di internal,” ujar Dedi.

Menurutnya, konsistensi Polri dalam melakukan pembenahan mulai menunjukkan hasil yang positif. Hal itu, kata Dedi, tercermin dari meningkatnya tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Polri sebagaimana hasil survei yang dirilis Litbang Kompas.

Ia menilai capaian tersebut menjadi indikator objektif bahwa reformasi internal yang dilakukan Polri berjalan secara terukur dan memberikan dampak nyata terhadap peningkatan pelayanan publik.

Sebagai Gubernur Jawa Barat, Dedi juga mengaku merasakan langsung kemudahan koordinasi dengan jajaran Polda Jawa Barat, khususnya melalui komunikasi intensif dengan Kapolda Jawa Barat Komjen Pol. Rudi Setiawan.

Ia mengatakan, berbagai laporan masyarakat yang diterimanya, mulai dari aksi premanisme, balap liar, geng motor, hingga tawuran, kerap langsung diteruskan kepada Kapolda melalui pesan singkat.

“Saya selalu berusaha merespons cepat setiap persoalan yang terjadi di masyarakat. Ketika ada laporan ibu-ibu menjadi korban pemalakan, aksi balap liar, geng motor, maupun tawuran, biasanya saya langsung mengirimkan informasi tersebut melalui WhatsApp kepada Pak Kapolda Jabar,” ungkapnya.

Menurut Dedi, respons jajaran Polda Jawa Barat sangat cepat. Setelah laporan diterima, personel kepolisian segera bergerak ke lapangan untuk melakukan penindakan sehingga berbagai gangguan keamanan dapat segera ditangani.

Meski memberikan apresiasi tinggi terhadap kinerja Polri, Dedi mengingatkan agar capaian tersebut tidak membuat institusi kepolisian cepat berpuas diri. Menurutnya, tingginya tingkat kepuasan masyarakat harus dijadikan motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan profesionalisme.

“Harapan saya, Polri jangan pernah berpuas diri dengan capaian yang ada saat ini. Tempatkan diri bahwa masih ada kekurangan yang harus diperbaiki sehingga semangat untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat tetap terjaga. Dengan begitu, masyarakat Indonesia, khususnya warga Jawa Barat, akan semakin merasa aman, nyaman, dan puas terhadap pelayanan Polri,” pungkasnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol. Hendra Rochmawan, S.I.K., M.H. menyampaikan bahwa apresiasi dari Gubernur Jawa Barat menjadi motivasi bagi seluruh jajaran Polda Jabar untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, serta memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi Polri.

Momentum Hari Bhayangkara ke-80 juga menjadi pengingat bagi seluruh personel Polri untuk terus mengedepankan pelayanan yang profesional, humanis, responsif, dan Presisi sesuai harapan masyarakat.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *