Bandung, CYBERNUSANTARA1.ID – Menindaklanjuti berita sebelumnya yang berjudul “Beredar Video Warga Keluhkan Lampu PJU Padam Kurang Lebih 20 Tahun di Exit Tol Cileunyi”, sejumlah awak media mendatangi Kantor PT. Jasamarga RO 3 JMT Ruas Purbaleunyi, Senin 29 Juli 2024.
Saat di lokasi, awak media diterima oleh Danang Eko Saputro selaku Senior Specialist Traffic & Maintenance Management Representative Office 3 Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional didampingi oleh I Gusti Putu Arga selaku Deputy Area Manager traffic management ruas Padaleunyi.

Saat di konfirmasi, Danang mengatakan bahwa sebelumnya sempat ada orang Dishub mengkonfirmasi terkait PJU tersebut langsung ke telepon pribadinya.
“Sebelumnya sempat ada orang Dishub mengkonfirmasi kepada saya terkait PJU tersebut. Ada beberapa point yang perlu saya jelaskan, yang pertama Jasamarga hanya memiliki PJU di wilayah jalan tol,” terangnya.
Lebih rinci Danang menjelaskan, terkait lampu PJU yang kurang lebih selama 20 tahun padam bahwa PJU tersebut bukan milik dan tanggung jawab dari Jasamarga. Karena menurutnya letak dari PJU tersebut di luar ruas jalan tol.
“Setelah dilakukan pengecekan, tidak ada KWH meter kami yang terhubung kepada lampu tersebut, selain dari bentuk fisik lampu yang jadul, letak PJU juga berada di luar ruas jalan tol,” tegas Danang.
Seraya menambahkan, “Jadi istilahnya, itu bukan jaringan milik tol, atau Jasamarga, yang jadi pertanyaan kami itu lampu PJU terkonek kemana? Asetnya pun bukan kepemilikan kami, bukan punya kami. Harus dilihat juga kelas jalannya, ruas jalan Pemerintah Kabupaten Bandung, pemerintah Provinsi apa Nasional?,” bebernya kepada awak media.
Dirinya juga menjelaskan bahwa di lokasi Cileunyi terdapat dua badan usaha jalan tol, yakni Jasamarga dan Cisumdawu yaitu swasta.
“Di lokasi Cileunyi itu ada dua badan usaha jalan tol, ada Jasamarga dan Cisumdawu milik swasta,” Jelas Danang.
Namun dengan begitu dirinya akan mencari info tambahan kepada senior yang lain di Jasamarga.
“Saya sedang cari info juga nih pak ke senior senior dulu disini barangkali mereka punya info lebih lengkap,” tandasnya.
Dengan demikian warga masih khawatir dengan padamnya lampu PJU tersebut dikarenakan rawan kejahatan dan kerap terjadi kecelakaan.
(Tim)










